Review Viva Cream Shadow dan Pixy Pencil Eyeliner

Halo, apa kabar semua? Teteepp asiiikkk (kayak jingle nya salah satu acara tv yah? Hahaha). Kali ini saya akan mereview dua produk mata sekaligus pemirsa, yaitu Viva Cream Shadow dan Pixy Pencil Eyeliner.

Saya review Viva terlebih dahulu ya, saya beli cream eyeshadow ini di Surabaya Plaza atau nama populernya adalah Delta Plaza. Konter Viva dan Red-A berada tepat di depan Superindo. Jadi tidak sulit untuk mencarinya. Viva dan Red-A merupakan sister brand, namun Red-A lebih menyasar segmen untuk remaja.
Viva cream shadow ini harganya Rp8.000 saja, murah meriah kan?? Sayang pilihan warnanya kurang banyak, waktu itu saya mau beli yang warna krem tapi ga ada, yasudah akhirnya saya beli warna putih, mungkin saya akan beli yang warna gold karena saya sedang tidak punya warna gold.
Warnanya cukup pigmented, ya meskipun ngeblendnya harus sabar, krn cream shadownya ini bukan tipikal creamy yg licin nan mudah diratakan, tapi ini agak sedikit keset gitu, ada micro glitternya, biasanya saya pakai di inner lower lashline. Staying power cukup tahan lama kalo di inner lower lashline. Next time saya mau coba eksperimen pakai warna putih di eyelid, mix dengan warna lainnya juga tentunya🙂
About the packaging, love the product, hate the packaging. Kemasannya nggak banget deh ini, bahannya sih ya plastik seperti pada umumnya, cuma ini modelnya tutup dipasang di atas kemasan gitu doank, ga terlalu rapat klo untuk dibawa travelling, jadi lebih cocok untuk dipakai ketika di rumah atau selain bepergian. Ingredientsnya sangat minim, well, berarti minim bahan kimia juga which is good for skin (^_^).

image

image

image
image

[left : one swipe, right : more than one swipe.[/caption]

Now move on to the next product. Pencil eyeliner Pixy warna abu-abu, kenapa saya pilih warna abu-abu? Karena waktu itu saya masih sangat newbie dalam hal make up, jadi saya asal comot ajah, wakakakakaka~
Pensil ini berlapis bahan kayu (yaeyalah namanya juga pensil), ada tutupnya plastik agak transparan, teksturnya empuk, ga keras ketika digoreskan ke eyelid, warnanya cukup pigmented, soal staying power saya lupa karena belinya udah lama banget, tahun 2009-2010 yang lalu, kalo tulisan produksi di pensilnya sih tahun 2009, udah kadaluarsa ya, hahaha. Harganya Rp 20.000 waktu itu saya beli di Hypermart. Beberapa bulan yang lalu saya gunakan sebagai eyebrow pencil, tapi karena kayaknya udah sangat lama dan sangat kadaluarsa akhirnya saya memutuskan untuk mempensiunkan pensil eyeliner ini (daripada saya kenapa-napa).

image

image
image

[swatch pixy gray pencil liner[/caption]

Pros Viva:
– Murah banget!!
– Quite pigmented.
– Not chalky and Not powdery (yaeyalah kan cream shadow).
Pros Pixy:
– Empuk.
– Affordable price.
– Pigmented.

Cons Viva:
– Packaging perlu diperbaiki dan dipercantik.
– Formulanya yang agak kesat ini dirubah menjadi tekstur yang lebih mudah untuk diblend.
Cons Pixy:
– Ga ada (^_^)

This is my review, any of you already use it too? What do you think? Share your opinion with me. Thanks for reading.
Reynata M.S

One thought on “Review Viva Cream Shadow dan Pixy Pencil Eyeliner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s