Bedak-bedak yang kupakai & review.

Hampir setiap wanita saya rasa menggunakan bedak ketika mereka akan keluar rumah (selain skincare routine tentunya).

Kali ini saya akan membahas soal bedak yang saya pakai sehari-hari dan perjalanan saya dalam mencari dan mencoba bedak padat, karena bedak padat jenisnya juga bermacam-macam.

Awal mula kisah kita mulai di TeKaPe… *uhuk*, ehm, maap efek samping nonton tv.

Oke, saya mulai, kulit saya kering kombinasi, oily di T-Zone, tapi kering di bagian lainnya.
Sejak sekolah saya selalu pake bedak Pigeon yang skin friendly lah untuk kulit remaja. Saya juga acne prone. Sempet berhenti pake bedak Pigeon ini, lalu bbrp bulan yang lalu saya beli refill bedak UV compact powder Pigeon ini lagi yang warna Ivory, yang di pan-nya nampaknya warnanya ga beda jauh sama warna beige. Saya beli di Bilka toko/supermarket sekitar rumah saya, harganya Rp18ribuan, netto 14 gram tulisan di belakang kemasan produk, kalo di boxnya 20gr. Mungkin netto isi dan kemasan.

Coverage biasa aja klo cm pke bedak ini tanpa alas bedak di bawahnya, sheer gitu lah, partikelnya halus, aromanya agak nyegrak, tapi untuk oil control cukup membantu, bisa 4 jam baru oily dikit di hidung, area T-Zone jadi ga cepet oily, dan mengurangi jumlah oil yang muncul, agak-agak mirip primer gitu soal oil controlnya, (^_^) cukup keren juga untuk sebuah pressed powder.

image

image

image

image

Now move on to the next powder. Powder berikutnya yaitu Maybelline clear smooth pressed powder shade No.1 Light. Beli di Hero waktu ada promo, harganya jadi Rp25.000, netto 9 gram.

Pake bedak ini karena masih agak ragu mau pake Two Way Cake, karena dulu klo pake bedak padat TWC selalu kacau ga bisa rata, dan acne prone skin, jadi rada was-was mau pake TWC. Baru pake bedak padat dewasa baru tahun 2012 kemaren, *maaf kalo saya terlambat dewasa*.

No fragrance di ingredientsnya, jadi baunya ya kimiawi gitu deh. Bedak ini agak sedikit susah ratanya, klo pas difoto keliatan belang blentongnya, dan agak whitecast. Coverage standard, oil control standard. Bentuk kemasannya mirip dengan bedak padat Garnier, cm beda warna aja, Garnier warnanya kuning. Hal yang paling aku tidak suka dari bedak ini adalah puffnya yang ga mutu banget, kayak kertas gitu. Ga pernah kupake, mending pke spons beli sendiri atau pke powder brush.

Coverage light to medium tp berasa agak tebal bedaknya. Staying power lumayan tahan lama, oil control biasa aja, sekitar 3-4 jam minyakan di hidung.

image

image
image

image

Kemudian setelah itu beranjak mencoba TWC, yaitu maybelline all in one refill shade no.1 Light. The reason why I bought the refill adalah karena aku butuh isinya, dan kemasan refill yang ini sponsnya bisa ditaruh di dalamnya, kemasannya kecil dan ringkas, ga menuh-menuhin tempat. Aku beli ini di Bilka juga Rp18.000, netto 9 gram. So far bedak ini TWC yang lembut dan ga berat waktu kupake, dan mudah ratanya, dan ga whitecast. Yaaa meskipun aku cara makeknya ga cm pake sponsnya doank, spons aku pake untuk nyolek bedaknya, lalu bedaknya kucoret-coret ke wajah dan leher, lalu aku ratain pake powder brush/buffing brush such as kabuki brush/flat top powder brush/fluffy brush lainnya. With this method, lebih cepet selesai dan rata.

Hasilnya lebih bagus setelah beberapa saat karena ngeblend dengan warna kulit, dan kulit jadi nampak lebih cerah, coverage cukup bagus, silica dan mica nya mampu membuat permukaan kulit nampak mulus, pori-pori nampak lebih mengecil. Oil control biasa aja, 3-4 jam kemudian mulai minyakan di hidung.
Setelah keringetan pun ga nggumpal, permukaan kulit dan pori-pori malah makin mulus, makin ngeblend gitu malahan. Coverage medium to full, tp ga terlalu berat juga kalo makenya ga kebanyakan.

image

image

image

Beberapa hari yang lalu ketika lagi asik-asiknya ngusrek-usrek bedak di pan nya, eee tiba-tiba, kraaakkk, bedaknya ambles (-,-”
Berarti bagian tengah bedaknya nggrowong dong *duh maapkan bahasaku*, maksudnya berongga di tengah-tengah gitu. Heaaa, tapi ya tetep kupake, apalagi setelah discover “kelebihan” dari bedak ini.

image

Untuk bedak tabur yang selama ini kupake yaitu bedak Marcks, dulu beli yang warna putih, terlalu putih ketika diapply ke wajah. Sekarang ganti yang Rose. Waktu beli dulu masih Rp7.700, sekarang udah naik jadi Rp9.000.
coverage minim, karena bedak ini lebih cocok untuk setting powder. Oil control biasa aja, mampu mengurangi oil tapi ga lama, masih lebih mantap Pigeon, mungkin karena Marcks loose powder kali ya. Mengandung salicylic acid untuk membantu mengeringkan jerawat, tapi agak bikin kering di kulitku, jadi harus pake pelembab dulu. Bedak ini kalo dari review-review lainnya katanya bedak ini sering direkomendasikan oleh dokter untuk kulit yang sedang perawatan medis/dokter, atau kulit yang sensitif, atau yang sedang jerawatan cukup parah.

image
image

Fragrance bedak Marcks terlalu kuat, bikin pusing, jadi kalo pas pake bedak ini tahan nafas. Fragrance Viva lebih friendly. Klo soal coverage dan oil control kurang lebih setara. Viva isinya lebih banyak, 60gr. Marcks isinya 40gr, tapi harga Viva lebih murah, aku beli seharga Rp5.500, tapi sekarang udah naik jadi Rp6.000. Keduanya aku beli warna Rose, Marcks warnanya lebih pink dibanding Viva.

Ingredients Marcks lebih minim dibanding Viva, Marcks tidak mengandung Paraben (meskipun msh pke fragrance yang kelewat banyak,hahaha), Viva masih pake paraben tapi fragrancenya lebih dapat ditoleransi, ga bikin pusing.
Ini ingredientsnya:

image
image

Lalu penasaran nyoba beli Pigeon yang Squalane, sizenya guede, kalo ga salah 24 gr di belakang kemasannya, tapi 25 gr tulisan di boxnya. Pilih yang warna putih, dan ternyata warnanya pure white!!! Kukira bakal ada beige2nya, biasanya bedak yang shade light yang paling terang aja warnanya agak beige. Berasa ngoles tepung ke wajah, namun seperti bedak Pigeon seri lainnya, bedak ini kalo dipake di area T-Zone ku yang cenderung berminyak lumayan bisa membantu mengurangi produksi minyak di wajah saya. Itu di kulit saya lho yaaa, tiap orang punya tipikal kulit sendiri2. Kulit saya dry-combo (^_^)

image

image

Akhirnya bedak Pigeon Squalane ini ku mix dengan Silky Girl Loose Powder shade 1 Natural Light dan Caring Colours Microfine loose powder shade no.3 Natural Glow.

image

Silky Girl isi 20 gr harga sekitar Rp35.000, ini teksturnya sangat lembut, mirofine loose powder, sama dengan Caring, tapi Silky Girl partikelnya tidak menggumpal seperti Caring.
Caring juga lebih oxydized di aku, Silky Girl menggelapnya tidak separah Caring.
Caring isi 10gr bonus dari paket must have Luminizing.

image

Bedak Caring dan Silkygirl sudah habis, Pigeon yg kotak/squalane jg sudah habis.

Sekaraaannggg, bedak TWC ku nambah satu lagi… ouwhh… cannot resist discount… ya namanya jg cewe. Beli di hypermart lagi ada diskon 30%, dari Rp41ribuan jd Rp29.000, lumayan jg kan diskonnya?? Ini dia penampakan Pigeon TWC in shade Innocent White netto 14gr.

image

image

Partikelnya halus, tekstur kayak powder (yaeyalah namanya juga bedak), lembut, mudah diratakan, bahkan aku bisa apply bedak ini secara merata pake sponsnya, padahal selama ini biasanya aku selalu failed kalo apply bedak padat TWC pke sponsnya (biasanya pakenya diusrek-usrek sponsnya ke pan bedaknya lalu dicoret2 ke wajah pake spons lalu diblend pake brush). Pakenya kalo ini ditepuk2 tipis2 gt, and it works!! Hasilnya bisa mulus!! Mirip kayak kalo pake brush. Apa mungkin yang lainnya ga berhasil karena applynya ga tipis2 ya? Selanjutnya akan kucoba lagi trik ini pake bedak lain.

Akan tetapi coveragenya sheer, sama kayak yang seri UV. Coverage yang paling bagus menurutku Maybelline TWC. Staying power, pas kupake pergi di musim panas *ceileeehhh summer, musim kemarau maksudnya*, bedak TWC Pigeon ini nggeser, jadi gumpalan di beberapa tempat dan accentuate pores & dry patches (T.T), huaaaa… kukira bakal cuma fading little by little seiring dengan keringetan gitu, lha ternyata kok nggeser, ngegumpel dan kawan2 bgindang… definitely not for panas2an dan keringetan parah. Well, FYI I use BB Cream underneath and it looks good when I head out from my place, but became disaster after I go out and sweating.

Coverage sheer, staying power cuma sebentar, sama kayak oil controlnya, 2 jam udah minyakan di hidung dan bedaknya udah mulai fading di bagian wajah yang lainnya, ini kupake tanpa bbcream di bawahnya.
Menurutku TWC ini masih sangat mirip dengan pressed powdernya, well rasanya memang lebih skin friendly karena lightweight, tapi dengan hasil yang mirip sama yang non TWC sedangkan harganya sampe dua kali lipatnya, ya mendingan beli pressed powdernya ajah, lebih hemat,wkekekeke.
So far bedak yang paling kusuka adalah Pigeon UV compact powder, my all time fav dah yg satu ini. Nyaman di kulit, nge-set makeup tanpa jadi cakey, ga ngegumpel kalo keringetan, de el el.

UPDATE:
Baru-baru ini aku beli Pixy UV Whitening Compact Powder Coverlast shade Natural.

Bedak ini kubeli seharga rp30.000an. Cukup terjangkau dan tidak terlalu menguras kantong. Aku ambil shade Natural, awalnya antara Creamy dan Natural, lalu kulihat yang Natural sedikit lebih kuning daripada Creamy jadi aku coba yang Natural dulu. Ini dia wujud bedaknya.

image
Source : Pixy.co.id

PIXY UV Whitening Compact Powder Coverlast

Description
Bedak padat dengan Microsphere Powder
membuat noda tersamar, makeup halus
merata dan tampak alami, serta
berfungsi juga sebagai Oil Control Agent
untuk makeup lebih tahan lama.
Diperkaya dengan SPF20 dan PA++ yang
melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB
(net 10 gr)

Bedak ini biasanya aku bawa untuk touch up, jadi biasanya makeknya cuman tipis-tipis. Suatu hari di malam yang cerah, sebelum tidur, saya bereksperimen nyoba-nyoba makeup. Lalu aku coba apply pake spons bedak yang biasa dipake untuk to way cake. Surprisingly, hasil dari bedak ini halus, has a bit blurry effect without looking too cakey.

Kalo foto pake flash agak whitecast, aku cuma pake di area wajah, area leher nggak, untuk ngetest whitecast apa nggak. Mungkin karena ada SPF20 nya jadi memantulkan cahaya.

Overall I love this product, doesn’t break me out, oil control lumayan lah. Next time pengen nyoba warna yang Creamy, dan pengen nyoba cream compact powder, semacam two way cake tapi kayak creamy foundation gitu, agak lembek-lembek pas disentuh, apply pake blender sponge cocok tuh kayaknya.

Tambahan atas masukan (terima kasih sarannya). Kalo bedak padat habis, lalu mau pake refill, lihat di bagian belakang tempat bedak biasanya ada lubang kecil, nah biasanya aku pinjem obeng papaku yang ukuran paling kecil untuk nusuk dan ndorong pan bedaknya yang kosong itu, karena biasanya alas pan bedaknya ditempeli double tape gitu. Kalo udah kedorong ya tinggal tarik aja, lalu refill yang baru dipersiapkan double tape-nya (biasanya udah ada, tinggal ngelupas cover double tape-nya aja), trus tinggal dipasang deh, ditekan-tekan perlahan supaya bener-bener nempel dan ga jatuh.

Kalo kalian pake berapa bedak? Pake compact atau tabur? Pake bedak apa aja?

That’s all for my review. Hope you guys find it useful.
Thanks for reading.
Reynata M.S.

34 thoughts on “Bedak-bedak yang kupakai & review.

  1. Kulitq jenis berminyak nih, bingung mw ganti bedak apa, dri dlu pake marcks, hasilnya nihil, wajah tetep keliatan berminyak😦

    1. aku jg pake bedak marcks, aku jg kulit berminyak. biasanya aku pake serum collagen sebagai primernya kemudian bb cream ponds flawless white terus utk hasil akhir pake marcks bedak tabur warna cream bs tahan lama kok… cm bedaknya aja yg keputihan… pernah pake bedak tabur wardah yg acne face powder malah warnanya bikin kulit makin gelap padahal kualitas bedak nya oke dan oil control.
      T,T

      1. Wardah bedaknya oxydised ya? Kayak caring colours tuh. Iya, warnanya marcks emang cenderung putih2 gt, tapi cuma sebentar sih kalo di aku, stlh bbrp jam warnanya udah nyatu sm kulit.

  2. aku juga pakai bedak 2way cake pixy . bezanya aku pakai yang kaler biru.. blend with maybelline pink yang kamu review kan tu . hasil terbaik . n paling penting jerawat tak selalu naik .

    1. Ohh aku tak notice kalau 2way cake pixy ada yg kaler biru, as i knew kaler putih dengan aksen warna biru, hehehe…
      Wah, boleh juga tuh tipsnya, akan kucoba nanti🙂.
      Yups, yang paling penting tak menimbulkan jerawat dan alergi. (^_^)b

  3. yaa.. maybe kat indon blum ada.. aku dri malaysia.. tak pernah jumpa pixy seperti kamu .🙂
    cuba google aja.. mesti ada
    gud review kamu…banyak membantu aku memilih bedak yang lebih better for my skin .:D

  4. aku aja belum pakai bedak usia udah 20 klau soal nya tkut wjah nya rusak … mnta saran blh ga ?

    … aku hrus mlih produk apa ya yg ga ketrgantungan soal nya tmen ku dya pake bedak SENSOR (ga prlu di sebut uga kan ) tapi pas seminggu ga pake bedak itu muka nya malah jrawatan dan mlah parah dri kulit normal smpai k kulit berminyak dan jerawat .

    thanks🙂

    1. Selama ini aku sih ga pernah sampe ketergantungan gt kulitnya. Aku pake bedak yang dijual umum di market, nggak pernah pake bedak yang semacam bedak dari resep dokter.
      Aku kalo jadi jerawatan biasanya karena mbersihinnya kurang maksimal. Stlh mbersihin wajah dgn benar (sampe bener2 bersih) udah normal kembali, jerawatan palingan krn hormon aja gt pas “tamu bulanan”🙂

    1. Hahaha, saya juga sering kok salah fokus begitu. Lipsticknya kalo ga salah itu revlon yg model kayak pensil crayon itu, yg matte. Warna Audacious, orange gt warnanya. Cuma yg matte ini stlh apply harus ditepuk2 pke jari biar rata.

  5. Aku masih umur 16 thn,sampe sekarang masih pake baby powder johnson soalnya bingung mau ganti pake bedak apa. Biasanya aku pake pelembab langsung bedak gt,tapi hasilnya emg malah oily dan jadi kusam sampe jerwatan. aku pernah beli bedak padet yg beige gt warnanya tp warna bedaknya malah nempel ke kerudung soalnya aku suka pake kerudung pth. Nah,boleh minta saran ga pelembab sama bedak ya pas buat remaja gt,ringan tp ga bikin oily sama jerwatan. Makasih🙂

  6. I am sorry to saying this, but ur dark cicles and ur eye bags is worst! I mean, it will be better if u cover it with the concealer (best concealer which has high coverage).

    1. I try my best to be honest with the review, that’s why I only use one base which is the powder without any primer, concealer, or foundation.
      Thank you for your suggestion. Hope you enjoy the article.

  7. kak mau tanya, berhubung kakak uda banyak coba merek bedak, menurut kakak kalo buat kulit yang oily parah (menurut aku sendiri) kakak lebih nganjurin ke bedak yang mana ya? soalnya akhir² ini aku lagi banyak jerawat. maunya sih ninggalin bb cream dulu dan cuma pake compact powder yang agak enteng tapi staying powernya lumayan bagus. jadi buat masalah kulit kaya aku gini enaknya pake yang mana ya kak?
    sebelumnya makasi 😊

    1. Hallo Intan, kalo menurut aku sih Pigeon, untuk dari sisi jerawatnya.
      kalo oil control tanpa foundation ya kurasa tiap 4 jam sekali di blot pke face paper,, lalu touch up lagi.

  8. Wow keren review nya ni, saya mau tanya muka saya tuh kering dan mudah berjerawat, saya pernah coba” bedak padat dari wardah dan two way cake, hasilnya malah bikin muka jerawat, saat gak pake bedak itu malah kering. Akhir nya, Saya beralih memakai BB cream martha tilaar jg awalnya cocok, bikin kulit terlihat sehat dan mulus karna menutupi noda hitam jerawat, tapi setelah pemakaian 5 bulan, muka saya mulai terlihat spt gosong dan sudah tidak menyerap di kulit lagi, malah bersisik dan terkelupas. Saya benar” bingung harus pake apa? Jadi saya paksa muka saya memakai bedak bayi utk tahan” saja, walau krg cocok sebenarnya, slama ini saya merawat wajah saya dgn masker bengkoang saja secara rutin utk membuat muka saya biar terliat segar..
    Kira kira bedak apa yg cocok dgn saya yg membuat minyak di muka, tidak terlihat kering dan kusam, terlihat sehat dan tdk berjerawat?? Mohon sarannya…

  9. butuh sarannya say, aku cewe umur baru 17 tahun. lg masa2 puber ky gini aku bingung milih bedak apa yg cocok sama kulit aku.. kulit ku berjerawat dan berminyak terus aku pengen bedak yg warnanya natural say.. oh ya cocok gak sih pake bb cream ? reccomend nya apa ya.. ? tips saran nya ^_^

    1. Bedak yang natural dan ga terlalu berat bisa pakai La Tulipe compact powder (bukan yg two way cake ya, bedak padat yg biasa). Atau pakai pigeon compact powder spt yg saya review, tp kalo kamu alergi mineral oil, jgn pke bedak pigeon krn bedak pigeon rata2 pake mineral oil seingat saya, tp klo ga alergi sih gpp.

      Bbcream yg ringan utk sehari-hari namun ckp memberikan coverage menurut saya pixy bb cream, atau ponds bb cream, atau wardah dd cream yg pekejing kuning itu. Kalo garnier bb cream menurut saya agak terlalu cepat hilang, dan kalau berkeringat transfernya bnyk bgt ke tissue.

      Bisa juga makek bb cream nya di area2 yg dibutuhkan aja, jd ga selalu harus seluruh wajah, misal ckp di area bawah mata, sktr hidung atau mulut, dll.

  10. kak aku mau sharing ni,kulit ku sensitif,kalo pake makeup pas acara perpisahan aja alergi ,trus muka ku jd sembab gitu,muka ku agak kering kalau dipake bedak ,jerawat juga kadang2,bagusnya pake bedak apa ya?dibalas ya kak

    1. Kalo kulit cukup kering, pakai pelembab terlebih dahulu, setelah meresap, baru pake bedak. Kalo dari pengalaman saya, bedak creamy two way cake tidak sekering bedak bubuk (bedak padat maupun tabur). Saya baru coba creamy two way cake dari pixy, karena saya blm menemukan produk serupa di brand lain. Brand lain biasanya judulnya Cream Foundation tapi teksturnya tebal sekali, kalo yg pixy Creamy TWC ini cukup ringan, bisa dipakai untuk sehari-hari. Semoga info ini dapat sedikit membantu ya… ☺

  11. Kakak aku mau tanya boleh gx klau saya pakai bedak marcks terus setelah pakai bedak marcks kemudian saya pakai bedak tabur viva nomor 4boleh gx soelah mengkombinasikannya/mengaplikasikannya??
    Soal nya bedak marcks mudah hilang
    Terimakasih…

    1. Boleh boleh aja, krn Marcks memang ga ada coveragenya, biasanya utk setting powder setelah foundation biar foundationnya lebih lama.

      Kalo menurut saya, sebaiknya pake bedak vivanya dulu ke seluruh wajah, lalu ditimpa Marcks tapi dipakenya di area yang cenderung berminyak saja (saran saya sih ☺).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s