Emina beauty box set.

Halo, apa kabar?
Balik lagi ke blog, dan pengen blogging soal produk emina. Aku belum pernah coba produk Emina sebelumnya, jadi ini pertama kalinya aku beli dan coba produk emina. Aku beli di online shop, karena tokonya kejauhan dari tempatku, kalo di Guardian kadang juga ga semua varian available.

image

Chessure the Chesire Kitten ini imut bangeeettt!!! 😍😘
*maaf salah fokus*

Ini isinya, terdiri dari BB Cream, Cream Blush, Creme de la Creme lipstick, Trio Eyeshadow.

image

Kosmetik lokal sekarang sudah mulai mengikuti trend internasional dan sudah banyak juga yang mengupgrade packagingnya hingga jadi lebih menarik. Harapan saya sih ke depannya akan bisa sepopuler brand kosmetik Korea Selatan, hehehehe. Meski dari bidang makeup base belum banyak primer dan BB Cushion yang sekarang happening di Korsel dan dunia, bahkan brand USA juga ikut memproduksi BB Cushion versi Amerika. Saya cuma pernah lihat dan pegang Mineral Botanica BB Cushion yang dari brand lokal.
Mungkin nantinya brand kosmetik dari manajemen yang lebih besar akan membuat juga (katakanlah misal martha tilaar atau paragon technology and innovation).

image

BB cream nya saya pilih warna Caramel, yang paling gelap, kenapa? Karena selama ini makeup base lokal meski ada beberapa varian warna tapi hasil warnanya ternyata terang-terang semua yang cenderung untuk fair to light-medium skintone.

Pekejingnya Emina bb cream simple tapi imut dan girlynya dapet, squeeze tube dan pake tutup flip top, jadi ga bingung naruh tutupnya, dan ga ada tragedi tutup jatuh menggelinding dan kejar-kejaran hingga ke kolong kasur. 😒

Warna caramel ini surprisingly warnanya Medium Beige agak Sand Beige gitu, jadi saya rasa nggak pektay untuk kulit medium skintone.

Teksturnya creamy, cukup mudah di blend dengan tangan ataupun foundation brush, daaann surprisingly moist enough on my dry skin. Dewy/glowing gitu setelah diblend dan nge-set di kulit.

Staying power ya lumayan lah, ga cepet banget ilang tapi juga ga lama banget juga ketahanannya.
Oil control, agak oily hanya di area T-Zone setelah beberapa jam.

Harganya kalo ga salah tiga puluhan ribu, dengan isi 20ml. Sangat bersahabat dengan kantong dan dompet dan rekening bank.
Recommended nih bb creamnya, harga murmer tapi kualitasnya bagus.

Ini swatch di tangan, sekaligus swatch produk lainnya yang ada di set ini.

image

Ketika saya pakai agak gelap gitu sih di saya, tapi bisa saya pakai untuk shading atau saya set dengan bedak yang sesuai warna skintone saya.

image

Untuk eyeshadownya, terdiri dari 1 matte dan 2 satin dengan micro shimmer.
Awalnya saya kira bakalan agak chalky dan ga pigmented ketika ngeliat warnanya yg cenderung cool tone dan agak frosty. Ketika saya colek dan apply di eyelid, ternyata pigmented pemirsahh!!
Warna champagne dan pink malah yang lebih pigmented, yang warna dark brown malah agak nggak seberapa pigmented.

Teksturnya ga chalky, ga ada fallout di pipi seperti shimmer shadow pada umumnya.
Staying power cukup bagus, dari jam tujuh pagi hingga jam enam malam masih ada.

image

Cream blushnya, hmmm, sayangnya saya ga demen sama yang satu ini, bukan tipikal cream blush yang langsung ada warnanya gitu. Awalnya cream gel warna putih seperti swatch di lengan di foto atas tadi, lalu diusap-usap baru berubah jadi pink.
Nah, masalahnya adalah ketika saya usap di tangan itu muncul warnanya, tapi ketika saya usap di pipi tuh ga nongol warnanya, ini pipi saya yang trouble atau gimana ya? Masa saya harus gosok-gosok pipi saya dengan gaya ala Disk Jockey alias DJ? Kasian kulitnya kan.

Update & tips :
Pakenya sebaiknya tuang ke jari, lalu langsung oles-oles ke pipi, warnanya lebih nampak dibanding jika cream blushnya dituang ke punggung tangan terlebih dahulu.
Jika warnanya kurang bold, itu karena belum sepenuhnya berubah warna, karena makin lama warnanya makin jelas, mungkin setelah hampir satu jam terkena panas tubuh.
Kalo makenya kebanyakan ntar kayak badut, 😄.

Satu lagi yang saya kurang suka, aromanya kenceng binggoooo, astaga… 😱
Agak pusing saya kena fragrancenya.
Well, what can I say, me no likey with this product.

image

Untuk packaging sih seperti lipstik pada umumnya, hanya saja di bagian atas tutupnya ada cermin bulat kecil pake banget, kalo mau liat pantulan di cerminnya harus tutup satu mata ala bajak laut. 😐

image

image

Lipstiknya saya pilih warna Emily’s Peach no.3. Creamy teksturnya meski tidak se-creamy yang seri Sugar Rush dan warnanya pigmented, setelah di blot pun masih opaque intensitas warnanya, jadi lebih matte aja gitu, tapi juga jadi agak ga rata kalo udah di blot, kayak jadi gumpalan warna yang tidak rata gitu kalo ngeblotnya dengan gaya dilap pake tisu. Kalo ditempel tempelin tisu tepuk tepuk perlahan, ga geser ngegumpel, tapi tetep ada sebagian yang set di fine lines bibir.

Lipstiknya glossy bagaikan pake lipgloss di atas lipstik, meski ga sampe persis pake lipgloss hingga sebening kaca. Jadi bagi yang suka pake lipgloss yang ga terlalu shiny setelah lipstik, cocok banget nih, 2in1 lipstik dan lipgloss sekaligus 😙.

Sekian review singkat saya, semoga bermanfaat bagi kehidupan anda dan seluruh makhluk hidup di dunia ini maupun dunia lainnya.

Thanks for reading.
Reynata M.S.

Advertisements

Emina Sugar Rush Lipstick

Hello, I’m back again. Apa kabar semuanya? Sekarang saya mau mengulas mengenai brand lokal keluaran PT.PTI yang juga menaungi brand Wardah dan Make Over ini. Namanya adalah Emina.

Mengusung konsep playful dan tema warna pastel pada kemasan produknya, brand Emina ini menyasar pangsa pasar remaja hingga young adult.

Saya tertarik mencoba yang seri Sugar Rush, simply karena packagingnya yang simpel dengan tutup transparan namun dengan warna pastel blue dan font yang eye catching.

image

Saya memilih warna Cookie Dough karena warna lainnya sudah cukup banyak ada di koleksi saya, dan saya ingin yang warna nude.
Warna lainnya merah dan pink, namun varian warnanya terbatas, hanya ada 4 macam warna.

image

Basicly sistemnya seperti lipstik pada umumnya, diputar untuk mengeluarkan dan memasukkan lipstiknya. Bahan kemasannya plastik jadi ringan untuk dibawa-bawa.

image

Teksturnya sangat creamy dan opaque, glide on easily on lips, tidak terlalu mengeringkan bibir dan coveragenya cukup bagus.
Staying power sebenarnya tidak terlalu super, dan tidak ada stain untuk lini Sugar Rush warna Cookie Dough ini.

Warnanya peachy nude, untuk warm tone seperti saya entah mengapa agak kurang flattering dengan adanya unsur warna peach dalam warna nude. Saya lebih suka dan lebih cocok dengan warna nude beige atau juga nude pink.

image

Biasanya saya menggunakan lipstik ini sebagai “topping” di atas lipstik warna lainnya.

Saya beli di Guardian dengan harga sekitar 36 ribu rupiah.
Harga yang cukup terjangkau untuk pangsa pasar remaja dan young adult.

Pros :
+ Tekstur creamy dan pigmentasi bagus
+ Kemasan ringan untuk dibawa-bawa dan eye catching
+ Cukup moist meski tidak sampai sangat hydrating
+ Harga terjangkau

Cons :
– Tidak semua drug store dan supermarket menjualnya
– Staying power biasa saja
– Tidak ada stain
– Varian warna terbatas, hanya ada 4 macam warna

Sekian review dari saya, semoga cukup membantu.
Thanks for reading.

Reynata M.S.